Manajemen konfigurasi di Mikrotik meliputi beberapa hal, yaitu :
- melakukan backup system;
- melakukan restore dari file backup;
- melakukan export dari sebuah konfigurasi;
- melakukan import dari file hasil export;
- melakukan pengaturan ulang (reset) dari konfigurasi yang telah ada.
Backup kongfigurasi digunakan untuk membuat sebuah file backup dari konfigurasi yang telah dilakukan untuk bisa digunakan kembali sewaktu-waktu. File backup ini biasanya digunakan setelah kita melakukan pengaturan ulang system, sehingga kita tidak perlu memasukkan kembali rule-rule secara manual.
Perintah backup ini berada pada menu : /system backup. Untuk menyimpan file backup kita menggunakan perintah save dan load untuk me-restore file backup-an.
- melakukan backup system;
- melakukan restore dari file backup;
- melakukan export dari sebuah konfigurasi;
- melakukan import dari file hasil export;
- melakukan pengaturan ulang (reset) dari konfigurasi yang telah ada.
Backup kongfigurasi digunakan untuk membuat sebuah file backup dari konfigurasi yang telah dilakukan untuk bisa digunakan kembali sewaktu-waktu. File backup ini biasanya digunakan setelah kita melakukan pengaturan ulang system, sehingga kita tidak perlu memasukkan kembali rule-rule secara manual.
Perintah backup ini berada pada menu : /system backup. Untuk menyimpan file backup kita menggunakan perintah save dan load untuk me-restore file backup-an.






